Pada tahap islam sedang disampaikan pada seseorang, maka seseorang bebas untuk memilih apakah dia mau ikut islam atau tidak, ini ayatnya:

Al ~ Qur'an surat Al - Baqoroh (2): 256

Tiada paksaan dalam memasuki agama islam, karena sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dan jalan yang salah, dan siapa yang tidak percaya kepada thagut (berhala atau syetan atau menduakan Alloh) dan percaya kepada Alloh, sesungguhnya dia telah berpegang kepada tali yang teguh dan tidak akan putus. Dan Alloh itu mendengar dan mengetahui

 

bila telah ditawarkan islam kepadanya dan dia menolak masuk islam, maka berlaku ayat ini:

 

Al ~ Qur'an surat Al - Kafirun (109): 1 - 6

  1. katakan: Hai orang-orang yang tiada beriman!

  2. Aku tiada akan menyembah apa yang kamu sembah

  3. Dan kamu tiada menyembah Dia yang ku sembah

  4. Dan aku tiada akan menywembah apa yang telah kamu sembah

  5. Dan kamu tiada akan menyembah Dia yang ku sembah

  6. UNTUKMU AGAMAMU, DAN UNTUKKU AGAMAKU.

 

bila telah ditawarkan islam dan dia memilih masuk islam, maka berlaku ayat ini:

 

Al ~ Qur'an surat Al - Baqoroh (2): 208 - 209.

  1. Hai sekalian orang-orang yang beriman (yang menyatakan dirinya Islam/Muslim; peny.), masuklah ke dalam Islam dengan keseluruhannya (mengikuti dengan sepenuhnya dan rela hati terhadap keseluruhan ajaran, aturan, perintah dan larangan Islam yang murni atau asli; peny.) dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan (mencampur adukkan ajaran agama, aturan, perintah dan larangan dalam Islam dengan segala sesuatu yang bukan ajaran, aturan, perintah dan larangan Islam atau membawa ajaran, aturan, perintah dan larangan dari kepercayaannya yang lama kedalam Islam - di sini bukan berarti Islam anti pengembangan kebudayaan, karena Islam sesungguhnya mendorong pengembangan kebudayaan setinggi-tingginya, dan ajaran agama dengan kebudayaan adalah suatu hal yang sangat berbeda walaupun saling berkaitan, tetapi walau bagaimanapun, kebudayaan yang bertentangan dengan ajaran Islam harus dibuang, setidaknya tidak dibawa masuk ke dalam Islam; peny.), sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.

  2. Maka jika kamu sekalian tergelincir (mengikuti langkah-langkah setan baik sengaja maupun tidak sengaja; peny.) sesudah datang kepadamu keterangan yang nyata (tentang yang benar dan yang salah; peny.), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allaah S.W.T. Maha Perkasa (mampu memberi sanksi bagi yang sengaja melakukan kesalahan; peny.) lagi Maha Bijaksana (mampu mema'afkan bagi yang tidak sengaja melakukan kesalahan; peny.).

 

  Back to Top 

 Back to Ayat-ayat Al ~ Qur'an 

 Back to Main Menu