Dikatakan umat Islam itu memakan daging manusia yang sebenarnya akibat strategi perang urat syaraf yang dilancarkan oleh Tarikh bin Ziyad untuk menggoncang urat syaraf Kristen/Yahudi/Israel yang mana mereka seperti biasanya, mereka sangat kuat, lengkap persenjataannya, pengalaman perangnya luas dan di kandang sendiri. Strategi itu adalah memotong–motong mayat manusia di depan mata–mata Kristen/Yahudi/Israel yang telah diketahui telah menyusup ke dalam pasukan dan potongan daging mayat tersebut disiapkan untuk sarapan keesokan harinya, tetapi tengah malam, potongan daging tersebut dikuburkan dengan hormat (tindakan Ziyad ini diperbolehkan oleh Islam, karena perang adalah adu strategi atau siasat atau tipu muslihat bahkan membunuhpun dihalalkan), dan kemudian daging–daging itu di ganti dengan daging unta oleh Tarikh bin Ziyad sendiri. Keesokan harinya mata–mata tersebut diundang sarapan. Dan mata–mata itu kembali ke pasukannya dengan kepastian bahwa mereka akan berhadapan dengan pasukan yang membakar kapalnya sendiri sehingga tidak bisa kembali atau mundur dan memakan daging manusia. Hal ini menjadi fitnah Islam di masa mendatang, yakni di masa kini, karena sejak saat itu diajarkan kepada kalangan mereka terutama anak–anak mereka bahwa orang Islam suka makan daging manusia bahkan hal ini diajarkan secara intensif dan terstruktur. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa mereka sejak saat itu tak berani perang frontal dengan Islam, dan bila tak yakin bahwa tubuh tentaranya aman, mereka tak akan menyerang. Cerita tersebut menjatuhkan moral perang tentara Kristen/Yahudi/Israel, sehingga tentara Islam berhasil memenangkan pertempuran demi pertempuran sehingga berhasil merebut ˝ daratan Eropa dan menyebarkan pengaruhnya ke seluruh daratan Eropa, bahkan Inggris yang merupakan kepulauan dan merupakan wilayah yang paling jauh dengan basis dari Spanyol dengan ibukota Cordoba, bahkan sampai kini orang–orang Kristen/Yahudi/Israel takut perang frontal antara lain karena hal tersebut selain karena semangat juang umat Islam yang sangat tinggi. Bahwa umat Islam adalah Kanibal, mereka ajarkan kepada anak–anak mereka sejak masih kecil atau balita hingga dewasa, mereka tidak menyadari bahwa ajaran agama merekalah yang sesungguhnya mengajarkan umat mereka untuk menjadi Kanibal.

 

 

 

 Back to Top 

 Back to Materi Seputar Dunia Islam 

 Back to Main Menu