pada dasarnya...

tuhan menjamin seseorang itu pasti akan mendapatkan jodohnya masing-masing...

asal dia mau berusaha untuk mendapatkannya...

tentunya dengan jalan atau cara yang sesuai...

seorang gadis baik-baik akan mencari jodoh dengan cara yang baik-baik dan dia akan mendapatkan laki-laki yang baik-baik...

seorang gadis yang buruk akan mencari jodoh dengan cara yang buruk pula dan dia akan mendapatkan laki-laki yang buruk...

tak mungkin seorang gadis alim mencari jodoh di diskotik...

tak mungkin seorang gadis buruk mencari jodoh di masjid...

tak mungkin laki-laki baik-baik berkumpul di diskotik...

tak mungkin laki-laki buruk berkumpul di masjid...

tak mungkin laki-laki kristen berkumpul di masjid...

tak mungkin laki-laki islam berkumpul di gereja...

dst.

so...

dimana sigadis mencari jodoh menggambarkan siapa gadis itu sesungguhnya...

dan sudah tergambarkan pula laki-laki macam apa yang akan diperolehnya...

perempuan jalanan akan mencari jodoh di jalanan...

maka akan mendapatkan laki-laki jalanan...

semua orang tahu bahwa perempuan jalanan adalah perempuan buruk...

dan semua orang tahu bahwa laki-laki jalanan juga adalah laki-laki buruk...

hal lain...

bila si gadis melakukan sex bebas dalam mencari jodoh...

maka yang didapat adalah laki-laki pelaku sex bebas pula...

bila demikian bukan tidak mungkin si laki-laki bila telah menikah tetap akan melakukan sex bebas pula pada perempuan lain selain istrinya...

tak perlu mempergunakan pelet atau susuk atau apapun

karena dengan menggunakan pelet atau susuk, berarti melakukan kepalsuan dan pemaksaan...

maka yang didapatkan adalah kepalsuan dan pemaksaan pula terhadap dirinya...

demikian.

 

 

 Back to Top 

 Back to Materi Seputar Dunia Islam 

 Back to Main Menu 

e